EVALUASI KEKUATAN DAN KETAHANAN REL DAN BANTALAN BETON AKIBAT BEBAN BERULANG PADA JALUR KERETA API (STUDI KASUS : STASIUN SUKAMENANTI - STASIUN TANJUNGKARANG)ADITYA HAQ / Ir .Wendy Aritenang, M. Sc., Ph.D. / Teknik Perkeretaapian, 2026Penelitian ini mengevaluasi kekuatan dan umur rel tipe R.54 dan R.60 berdasarkan analisis tegangan, momen lentur, serta kelelahan akibat beban berulang kereta api. Perhitungan meliputi tegangan dasar, tegangan izin, dan momen maksimum pada rel serta bantalan beton K-500. Umur rel diperkirakan menggu... |
ANALISIS TINGKAT RISIKO PENYEBAB KERUSAKAN BANTALAN BETON (STUDI KASUS: LINTAS RESOR IV.2 REJOSARI KM 15+400 – KM 41+000)NIKO SAPUTRA / Ir. Kristianto Usman, S.T., M.T., Ph.D. / Teknik Perkeretaapian, 2026Peningkatan intensitas angkutan kereta api berdampak langsung terhadap beban dinamis prasarana jalan rel, khususnya pada bantalan beton yang berperan penting dalam menjaga stabilitas lintasan. Lintas Rejosari di wilayah Divisi Regional IV Tanjung Karang merupakan jalur strategis angkutan barang deng... |
ANALISIS KINERJA REL DAN BANTALAN TERHADAP BEBAN ANGKUT LINTAS DI JALUR KERETA API STASIUN PAYAKABUNG – SERDANG (LINTAS KERTAPATI - LUBUK LINGGAU)ALDI M. / Ir. Nurwanda Sari, S.T., M.T / Teknik Perkeretaapian, 2026Peningkatan frekuensi perjalanan kereta api dan beban angkut lintas pada jalur PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang menyebabkan komponen struktur atas jalan rel, khususnya rel dan bantalan menerima pembebanan berulang yang berpotensi menurunkan kinerja dan umur layanannya.... |