Analisis Variasi Spasial a- dan b- Value Sebagai Indikator Kegempaan di Wilayah Nusa Tenggara bagian TimurPUTRI AMINDAR RAHMADANI / Risky Martin Antosia, S.Si., M.T / Teknik Geofisika, 2025Nusa Tenggara bagian Timur, yang meliputi Pulau Timor, Flores, Alor, dan Kota Kupang, berada pada jalur tumbukan aktif antara Lempeng Indo- Australia dan Eurasia sehingga memiliki tingkat kerawanan gempa tinggi. Penelitian ini menganalisis variasi spasial a-value dan b-value berdasarkan kata... |
Analisis Bahaya Gempa Bumi Berdasarkan Nilai Peak Ground Acceleration (PGA) Menggunakan Metode Probabilistic Seismic Hazard Analysis (PSHA) di Wilayah Bali dan Nusa TenggaraMUHAMMAD HAFEEZUL / Yudha Styawan, S.T., M.Sc / Teknik Geofisika, 2026Wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT) berada di zona tektonik aktif yang dipengaruhi oleh subduksi transisi busur Sunda-Banda dan keberadaan patahan aktif di sekitarnya, sehingga memiliki potensi bahaya gempa bumi yang tinggi. Penelitian ini dilakukan untuk mengevalu... |
Identifikasi dan Karakterisasi Paleotsunami Menggunakan Studi Sedimentologi, Geokimia, dan Foraminifera di Embung Bedah, Lombok TimurRumiris Siboro / Sakilla Gia Mentari, M.T. / Teknik Geologi, 2026Pulau Lombok diapit oleh dua sistem tektonik aktif, yaitu zona subduksi di bagian selatan dan Sesar Flores di bagian utara, yang berpotensi menghasilkan gempa bumi. Aktivitas tektonik tersebut meningkatkan potensi terjadinya tsunami yang dapat mengancam wilayah pesisir. Kajian paleotsunami dilakukan... |