Karakteristik Fisik dan Kimia Tepung Pisang Tanduk (Musa corniculata) Berdasarkan Variasi Waktu dan Suhu Pengeringan
Ketergantungan Indonesia pada impor gandum mendorong pemanfaatan komoditas lokal sebagai bahan pangan alternatif. Pisang tanduk (Musa corniculata) merupakan komoditas lokal yang melimpah dan berpotensi tinggi untuk diolah menjadi tepung sebagai bahan pangan alternatif untuk mengurangi penggunaan tepung terigu. Pengolahan tepung dipilih sebagai upaya untuk memperpanjang umur simpan dan meningkatkan nilai tambah pisang. Proses pengeringan menjadi tahap krusial yang menentukkan mutu dan kualitas akhir tepung. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi waktu pengeringan (7 jam dan 9 jam) dan suhu pengeringan (50℃ dan 70℃) terhadap karakteristik fisik rendemen, kehalusan, derajat putih, dan higroskopisitas dan karakter kimia kadar air, dan kadar serat kasar tepung pisang tanduk. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan dua ulangan dan faktor perlakuan, yaitu suhu dan waktu pengeringan. Hasil anova menunjukkan bahwa waktu dan suhu pengeringan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap karakteristik fisik rendemen, dan tidak berpengaruh nyata terhadap karakteristik fisik kehalusan, derajat putih, dan higroskopisitas, serta karakteristik kimia kadar air, dan kadar serat kasar.
URI
https://repository.itera.ac.id/depan/submission/SB2508010002
Keyword
Karakteristik Fisik Karakteristik Kimia Suhu pengeringan Tepung Pisang Tanduk Waktu pengeringan