Perancangan Kampanye Visual di Media Sosial Sebagai Upaya Pencegahan Child Grooming di Bandar Lampung
Child grooming merupakan salah satu bentuk kejahatan seksual yang semakin mengkhawatirkan, terutama pada anak-anak usia sekolah. Kurangnya pemahaman masyarakat mengenai modus, bahaya, dan langkah pencegahannya membuat isu ini perlu disosialisasikan melalui media yang informatif dan mudah diakses. Penelitian tugas akhir ini bertujuan untuk mengetahui dampak dari perancangan kampanye visual yang efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terkait bahaya child grooming serta cara pencegahannya. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk menyusun strategi distribusi kampanye visual yang tepat agar dapat menjangkau audiens secara luas melalui media digital maupun konvensional. Design Thinking menjadi pendekatan efektif dalam perancangan Kampanye Visual dengan menggunakan Motion Graphic sebagai Media Utama dan sebagai aktivasi branding. Pendekatan Studi Kasus, sebagai dasar eksploratif dalam tahap “Empathize” Design Thinking untuk menggali kasus Child Grooming yang terjadi di Bandar Lampung. Kampanye visual yang dirancang menghasilkan media utama berupa video motion graphic yang disebarluaskan melalui media sosial, serta media pendukung berupa x-banner dan stiker. Aktivasi kampanye dilakukan di SMP Negeri 34 Bandar Lampung sebagai lokasi uji penerimaan dan efektivitas pesan kampanye. Hasil perancangan menunjukkan bahwa penggunaan media visual yang tepat dan strategi distribusi yang terarah mampu meningkatkan pemahaman audiens terhadap isu child grooming serta mendorong sikap preventif pada siswa dan masyarakat. Kampanye ini diharapkan dapat menjadi upaya edukatif yang berkelanjutan untuk mencegah terjadinya child grooming di lingkungan masyarakat.
URI
https://repository.itera.ac.id/depan/submission/SB2512180006
Keyword
Child Grooming Perancangan Motion Graphic DKV Kampanye Visual