Pemanfaatan Air Fermentasi Tape Singkong Sebagai Media Starter Alternatif Pembuatan Nata De Soya Berbasis Limbah Cair Tahu
Pemanfaatan limbah cair tahu sebagai bahan baku pembuatan nata de soya dilakukan dengan menggunakan air fermentasi tape singkong sebagai media starter alternatif pengganti air kelapa. Air fermentasi tape singkong dipilih karena mengandung glukosa, asam organik yang mendukung pertumbuhan bakteri A. xylinum. Proses penelitian diawali dengan pembuatan starter dari air fermentasi tape singkong yang memiliki pH 4,51 tanpa penambahan asam asetat glasial. Starter kemudian digunakan dalam fermentasi nata de soya menggunakan media limbah cair tahu dengan penambahan sukrosa, ammonium sulfat, dan asam asetat glasial. Fermentasi dilakukan selama 10 hari pada suhu ruang dengan konsentrasi starter 10% v/v. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nata de soya yang menggunakan starter air fermentasi tape singkong memiliki ketebalan 0,55 cm dan berat 75,63 g, sedangkan nata de soya dengan starter air kelapa menghasilkan ketebalan 0,49 cm dan berat 55,02 g. Ketebalan nata dipengaruhi oleh ketersediaan oksigen dan kandungan nutrisi dalam media fermentasi. Hasil ini menunjukkan bahwa air fermentasi tape singkong mampu berfungsi secara efektif sebagai starter alternatif dalam produksi nata de soya, meskipun ketebalan yang dihasilkan belum memenuhi standar SNI 01-4317-1996 (1–1,5 cm).
URI
https://repository.itera.ac.id/depan/submission/SB2601070018
Keyword
nata de soya limbah cair tahu air fermentasi tape singkong Acetobacter xylinum selulosa