Evaluasi Pertumbuhan dan Kesehatan Syzygium spp. dalam Upaya Rehabilitasi Gambut di Hutan Desa Pematang Gadung, Ketapang, Kalimantan Barat
Hutan gambut merupakan ekosistem penting yang berperan sebagai penyimpan karbon, pengatur hidrologi, serta habitat flora dan fauna endemik. Hutan gambut di Indonesia menghadapi ancaman kerusakan yang disebabkan berbagai faktor, salah satunya kebakaran hutan dan lahan. Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat menjadi salah satu daerah yang mengalami degradasi gambut akibat kebakaran. Salah satu upaya pemulihan dilakukan melalui rehabilitasi dengan strategi revegetasi. Revegetasi dilakukan dengan penanaman menggunakan jenis tanaman asli dan adaptif, salah satunya Syzygium spp. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertumbuhan dan kesehatan Syzygium spp. dan faktor-faktor lingkungan yang memengaruhinya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pengamatan pada tiga tipe lokasi yaitu rawa, tengah dan tepi sungai. Parameter kuantitatif yang diamati meliputi tinggi dan diameter tanaman, kondisi kesehatan tanaman, tumbuhan bawah, serta faktor lingkungan seperti pH tanah, kelembapan tanah, suhu, kelembapan udara dan tinggi muka air. Hasil penelitian menunjukan bahwa pertumbuhan terbaik Syzygium spp. terdapat pada lokasi tepi sungai dengan rata-rata tinggi 5,4 m dan diameter rata-rata 5,9 cm. Ubah Putih (Syzygium caudatilimbum) menunjukan adaptasi paling baik dengan ditandai pertumbuhan tinggi dan diameter tertinggi serta kemampuan membentuk akar udara. Selain itu, sebagian tanaman telah memasuki fase reproduktif ditandai dengan tanaman sudah mulai berbuah. Hasil ini menegaskan bahwa Syzygium spp. memiliki potensi tinggi sebagai jenis prioritas dalam program rehabilitasi gambut berkelanjutan.
URI
https://repository.itera.ac.id/depan/submission/SB2601090009
Keyword
Gambut Pertumbuhan Rehabilitasi Syzygium