Inovasi Material Batu Paving Dengan Pemanfaatan Tailing Galena Sebagai Pengganti Sebagian Agregat Halus
Limbah pertambangan seperti tailing yang merupakan limbah sisa hasil dari proses penambangan menggunakan metode flotasi yang dimana prosesnya terdapat batuan dan tanah yang telah dihancurkan dan diproses agar dapat mengambil mineral bernilai yang terdapat pada batuan. Tailing biasanya berbentuk seperti lumpur serta memiliki kandungan silika seperti yang terdapat pada pasir dan berisi beberapa partikel halus, mineral sisa dan bisa juga terdapat bahan kimia yang beracun yang digunakan dalam proses pengambilan mineral, biasanya limbah tailing hanya dijadikan untuk bendungan atau penambah tanah saat proses reklamasi lahan. Batu paving merupakan salah satu kebutuhan industri yang banyak dipergunakan untuk pembangunan, dalam prosesnya membutuhkan bahan baku seperti semen portland, sebagai pengikat yang terdiri dari besi oksida dan gipsum, air, agregat halus dan agregat kasar. Maka dari itu pada pengujian kali ini bertujuan untuk mencari tahu apakah tailing dapat digunakan sebagai pengganti sebagian agregat halus dalam proses pembuatan batu paving dan untuk mengetahui apakah dengan penggunaan tailing batu paving tetap lulus Standar Nasional Indonesia 03-0691-1996 dengan pengujian sifat tampak, penyerapan air dan uji kuat tekan.
URI
https://repository.itera.ac.id/depan/submission/SB2601120032
Keyword
agregat halus uji tekan limbah tailing uji penyerapan air paving block