Evaluasi Akuifer di Kawasan Wisata Capit Urang, Kota Metro: Pendekatan Vertical Elektrical Sounding
Penelitian ini dilakukan di Kawasan Wisata Capit Urang, Kota Metro, yang dikelilingi sungai dan menghadapi masalah air sumur keruh yang tidak dapat langsung digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi bawah permukaan, terutama ketebalan dan kedalaman akuifer, dan untuk mengevaluasi kemungkinan akuifer yang lebih dalam dengan kualitas air yang lebih baik. Metode Vertical Electrical Sounding (VES) dengan array Schlumberger diterapkan pada enam titik suara dengan jarak AB/2 maksimum 100 m. Data diperoleh menggunakan pengukur resistivitas Naniura, diproses menjadi resistivitas semu, dan dibalik dengan perangkat lunak IPI2Win. Hasilnya menunjukkan empat lapisan bawah permukaan utama dengan pola resistivitas p, < pz> p3 < p4. Lapisan pertama memiliki resistivitas 50-150 Qm dan ditafsirkan sebagai tanah lapisan atas dengan ketebalan kurang dari 1,5 m. Lapisan kedua memiliki resistivitas 300-400 Om dan ditafsirkan sebagai kerikil hingga kedalaman sekitar 6 m. Lapisan ketiga, dengan resistivitas 40-70 2m, ditafsirkan sebagai batu pasir yang berfungsi sebagai akuifer dengan ketebalan 10-13 m hingga kedalaman sekitar 16 m. Lapisan keempat, dengan resistivitas 160-650 m, ditafsirkan sebagai batuan dasar kedap air. Akuifer dipengaruhi oleh infiltrasi sungai, yang menyebabkan air tanah keruh, sementara rentang elektroda yang terbatas mencegah deteksi akuifer yang lebih dalam. Berdasarkan interpretasi litologis, sistem akuifer diklasifikasikan sebagai akuifer semi-tidak terbatas. Temuan ini memberikan dasar ilmiah untuk pengelolaan air tanah dan untuk penyelidikan hidrogeofisika dan hidrokimia di masa depan untuk meningkatkan keberlanjutan pasokan air di Kawasan Wisata Capit Urang.
URI
https://repository.itera.ac.id/depan/submission/SB2602120046
Keyword
groundwater management Metro City Schlumberger array tourist area vertical electrical sounding