Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi ekstrak kacang
kedelai lokal (Glycine max) sebagai reagen alternatif dalam penentuan
golongan darah sistem ABO. Penelitian meliputi proses ekstraksi dan
perhitungan rendemen ekstrak, karakterisasi kandungan, pengujian
aktivitas hemaglutinasi, serta penentuan konsentrasi optimal ekstrak.
Ekstrak kacang kedelai diperoleh melalui metode homogenisasi dan
sentrifugasi, dilanjutkan dengan presipitasi ammonium sulfat,
kemudian dilakukan perhitungan nilai rendemen ekstrak. Karakterisasi
dilakukan menggunakan Fourier Transform Infrared Spectroscopy
(FTIR) untuk mengidentifikasi gugus fungsi senyawa bioaktif protein
yang terkandung dalam ekstrak. Aktivitas hemaglutinasi diuji
menggunakan metode tabung dan slide test terhadap eritrosit golongan
darah A, B, AB, dan O pada konsentrasi ekstrak 10