Pengaruh Kompos Blok dengan Campuran Varian Dosis Limbah Kulit Kopi Terhadap Efektivitas Pertumbuhan Tanaman Balsa (Ochroma pyramidale)
Limbah sisa pertanian khususnya kulit kopi masih belum tertata pengolahannya, sehingga masih banyak yang belum dimanfaatkan. Sedangkan limbah kulit kopi berpotensi menjadi amelioran tanah, karena kulit kopi mengandung unsur hara yang dapat digunakan untuk tanaman. Amelioran tanah digunakan sebagai formula media tanam seperti kompos blok. Kompos blok merupakan inovasi dalam penggunaan pupuk organik sebagai media tanam pengganti kompos biasa untuk memperbaiki kondisi tanah, sehingga mendukung pertumbuhan secara optimal. Rehabilitasi lahan marginal didukung melalui pemanfaatan tanaman fast growing yaitu tanaman balsa (O. pyramidale). Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pertumbuhan tanaman balsa menggunakan kompos blok dengan campuran varian dosis limbah kulit kopi dan formula optimal limbah kulit kopi. Metodologi digunakan dengan pendekatan kuantitatif eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL), yang terdiri dari lima taraf perlakuan dosis limbah kulit kopi, masing-masing lima perulangan. Analisis data menggunakan uji Analysis of variance (ANOVA) dan dilanjut uji Duncan Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan penggunaan kompos blok dengan campuran varian dosis limbah kulit kopi berpengaruh nyata terhadap tinggi, diameter, dan jumlah daun. Dosis optimal terbukti efektif pada perlakuan P4 (30 g) dengan rata rata pertumbuhan tinggi 27,5 cm, diameter sebesar 5.93 mm, dan jumlah daun diperoleh sebanyak 8 helai. Hasil analisis hara biochar N, P dan K yang tergolong sedang-tinggi mendukung pertumbuhan tanaman O. pyramidale.
Kata kunci: Amelioran, Kompos blok, O. pyramidale, Pertumbuhan
URI
https://repository.itera.ac.id/depan/submission/SB2607010045
Keyword
Amelioran Kompos blok O.pyramidale Pertumbuhan