Optimasi Formula Sediaan Gummy Candy Ekstrak Kulit Kopi Robusta (Coffea canephora Pierre ex A.Froehner) Dengan Metode Simplex Lattice Design (SLD)
Kulit kopi robusta (Coffea canephora Pierre ex A.Froehner) merupakan limbah agroindustri yang mengandung senyawa bioaktif berpotensi sebagai bahan aktif nutrasetikal. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan formula gummy candy ekstrak kulit kopi robusta menggunakan metode Simplex Lattice Design (SLD) dengan variasi konsentrasi gelatin 25-35 persen dan pektin 5-15 persen. Ekstrak diperoleh melalui metode Ultrasound Assisted Extraction menggunakan etanol 70 persen, kemudian diformulasikan menjadi gummy candy. Parameter respons yang dianalisis meliputi kekerasan, kohesivitas, dan kekenyalan menggunakan Texture Profile Analysis, sedangkan kadar air ditentukan dengan metode Loss on Drying. Hasil penelitian menunjukkan gummy candy memiliki total padatan sebesar 52,4 persen dan kadar air 34,68 persen. Nilai kekerasan berkisar 755,25-954,25 g, kohesivitas 0,74-0,94, dan kekenyalan 18,3-19,0 mm. Analisis ANOVA menunjukkan model linear mixture tidak signifikan terhadap seluruh respons (p > 0,05), tetapi lack of fit tidak signifikan sehingga model masih layak digunakan meskipun kemampuan prediksinya terbatas. Optimasi numerik menghasilkan formula optimum dengan komposisi gelatin 35 persen dan pektin 5 persen serta nilai desirability sebesar 0,518. Formula tersebut diprediksi menghasilkan kekerasan 829,795 g, kohesivitas 0,883, dan kekenyalan 18,652 mm. Penelitian ini menunjukkan bahwa metode SLD dapat digunakan sebagai pendekatan sistematis dalam optimasi formulasi gummy candy, meskipun kemampuan prediksi model masih terbatas.
URI
https://repository.itera.ac.id/depan/submission/SB2607010062
Keyword
kulit kopi robusta gummy candy gelatin pektin Simplex Lattice Design