(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

PERANCANGAN PENGADAAN BAHAN BAKU TEPUNG MENGGUNAKAN METODE EOQ DAN MIN-MAX PADA STUDI KASUS PABRIK KERUPUK SUBUR


Permasalahan dalam pengadaan bahan baku tepung singkong pada Pabrik Kerupuk Subur masih sering terjadi akibat adanya keterlambatan pengiriman dari pemasok ke supplier, sehingga pabrik mengalami kekurangan bahan baku untuk memenuhi kebutuhan produksi. Kondisi ini menyebabkan proses produksi terganggu, sehingga pabrik diperlukan dalam pengelolaan persediaan yang lebih baik agar ketersediaan bahan baku terpenuhi. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui kebutuhan bahan baku tepung singkong pada perencanaan enam bulan berikutnya menggunakan metode time series serta menentukan rancangan pengadaan bahan baku pada horizon perencanaan enam bulan mendatang menggunakan metode EOQ dan Min-Max, serta menentukan strategi pengadaan yang sesuai. Penelitian ini menghasilkan bahwa metode DES dengan parameter alpha 0,99 dan beta 0,01 menghasilkan nilai MAD, MSE, dan MAPE dengan hasil peramalan kebutuhan bahan baku sebesar 651 karung. Melalui penerapan metode EOQ, kuantitas pemesanan yang paling optimal sebanyak 341 karung dengan frekuensi pembelian sebanyak 2 kali selama 6 bulan dan hasil safety stock sebesar 54 karung. Selain itu, berdasarkan penerapan metode Min-Max jumlah stok minimum 55 karung dan stok maksimum 395 karung. Berdasarkan hasil analisis Matriks Kraljic, bahan baku tepung singkong termasuk ke dalam kuadran Leverage Item sehingga strategi pengadaan yang direkomendasikan adalah multi sourcing guna menjaga ketersediaan bahan baku serta mengurangi risiko keterlambatan pasokan dari pemasok.

URI
https://repository.itera.ac.id/depan/submission/SB2607030005

Keyword
pengendalian persediaan peramalan permintaan EOQ Min-Max matriks kraljic multi sourcing