GEOLOGI DAN ANALISIS KUALITAS AIR TANAH DAERAH SEDAYU DAN SEKITARNYA, KECAMATAN SEMAKA, KABUPATEN TANGGAMUS, PROVINSI LAMPUNG
Air merupakan sumber daya alam yang sangat penting bagi kehidupan manusia, dan kualitas air tanah dapat dipengaruhi oleh kondisi geologi seperti jenis batuan dan struktur geologi. Masyarakat Desa Sedayu dan Sekitarnya sangat bergantung pada air tanah untuk kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi satuan geomorfologi, litologi, struktur, sejarah geologi, dan menganalisis kualitas air tanah. Metode yang digunakan berupa pemetaan geologi seluas 3 x 3 km2 dan pengambilan sampel air tanah pada 6 titik lokasi. Geomorfologi daerah penelitian terdiri atas perbukitan struktural curam (S3) dan dataran denudasional (D5). Stratigrafi daerah penelitian terdiri atas satuan andesit sebagai unit tertua, satuan tuf kristal, dan satuan batupasir (litologi batupasir dan batulempung). Analisis struktur menunjukkan adanya sesar mendatar dekstral yang memengaruhi arah kelurusan. Sejarah geologi daerah penelitian terbagi menjadi dua fase utama. Fase Oligosen-Miosen Awal dipengaruhi aktivitas vulkanisme busur magmatik Bukit Barisan yang menghasilkan satuan andesit (ekstrusif lava) dan satuan tuf (erupsi eksplosif). Selanjutnya, fase Oligosen-Miosen Tengah dicirikan oleh transgresi laut pasca-aktivitas Formasi Hulusimpang yang mengendapkan Formasi Seblat di Cekungan Bengkulu, dengan litologi klastik berupa batupasir, batulempung, dan mineral kalsit. Kualitas air tanah pada daerah penelitian yang teruji pada setiap sampel (TH1, TH2, TH3, TH4, TH5, dan TH6) menunjukkan indikasi tercemar berdasarkan parameter Ketentuan Air Bersih menurut PERMENKES No. 2 Tahun 2023.
URI
https://repository.itera.ac.id/depan/submission/SB2607050001
Keyword
Geologi Kualitas air tanah Litologi Sedayu