Analisis Kestabilan Lereng Highwall Menggunakan Metode Kinematik dan Kesetimbangan Batas pada PT Bara Alam Utama
PT Bara Alam Utama merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batubara di Indonesia. Berdasarkan hasil monitoring Slope Stability Radar pada 26 Februari 2026, terdeteksi pergerakan pada area highwall dengan kecepatan sekitar 10 mm/jam. Pengamatan lapangan juga menunjukkan adanya beberapa titik longsoran sehingga diperlukan investigasi untuk mengevaluasi kestabilan lereng dengan mempertimbangkan kondisi geologi struktur dan faktor eksternal yang mempengaruhinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan massa btauan, mengidentifikasi potensi tipe longsoran, serta serta menganalisis tingkat kestabilan lereng. Klasifikasi massa batuan dilakukan menggunakan metode Rock Mass Rating (RMR) dan Slope Mass Rating (SMR) pada tiga lokasi pengamatan. Analisis kinematik dilakukan menggunakan software kinematik berdasarkan data orientasi bidang diskontinuitas. Hasil analisis menunjukkan bahwa dua lokasi memiliki potensi longsoran baji (wedge failure), sedangkan satu lokasi memiliki potensi longsoran bidang (planar failure). Analisis kestabilan lereng dilakukan menggunakan metode kesetimbangan batas pada software LEM terhadap lima section lereng. Hasil analisis menunjukkan bahwa section C berada pada kondisi tidak aman pada keadaan dinamis dengan nilai faktor keamanan sebesar 1,06 menggunakan metode Spencer dan 0,98 menggunakan metode Morgenstern-Price. Perbaikan geometri lereng melalui recontouring menghasilkan peningkatan faktor keamanan menjadi 1,636 pada metode Spencer dan 1,566 pada metode Morgenstern-Price sehingga memenuhi kriteria faktor keamanan yang terdapat pada Kepmen ESDM Nomor 1827 K/30/MEM/2018 pada keadaandinamis.
URI
https://repository.itera.ac.id/depan/submission/SB2607220059
Keyword
Kestabilan lereng Highwall Analisis kinematik Limit equilibrium method