Evaluasi Faithfulness Heatmap Grad-CAM dan Grad-CAM++ pada DenseNet121 dengan Linear Probing untuk Deteksi Kardiomegali
Penyakit kardiovaskular merupakan penyebab kematian tertinggi secara global, dan kardiomegali menjadi salah satu indikator awal yang dapat dideteksi melalui citra Chest X-Ray (CXR). Model deep learning seperti DenseNet121 mampu mendeteksi kardiomegali dengan akurat, tetapi sifatnya yang black box menghambat adopsi klinis. Metode Explainable AI (XAI) seperti Grad-CAM dan Grad-CAM++ menghasilkan heatmap untuk menjelaskan keputusan model, namun kesetiaan (faithfulness) heatmap terhadap mekanisme internal model masih perlu diuji secara kuantitatif. Penelitian ini mengevaluasi faithfulness heatmap Grad-CAM dan Grad-CAM++ pada model DenseNet121 dengan strategi linear probing untuk deteksi kardiomegali. Model dilatih pada dataset NIH ChestX-ray14 (biner: cardiomegaly vs no finding) dengan pembagian tingkat pasien. Faithfulness diukur menggunakan metrik AUC-Deletion dan AUC-Insertion berbasis perturbasi superpixel SLIC, kemudian dibandingkan terhadap random baseline menggunakan uji Wilcoxon signed-rank. Model mencapai akurasi 0,7946 dan AUC 0,8827. Pada full test set (n=225), kedua metode menghasilkan AUC-Deletion lebih rendah dan AUC-Insertion lebih tinggi dibandingkan random baseline, dengan uji Wilcoxon menolak hipotesis nol (p < 0,01). Faithfulness terbukti bergantung pada tingkat keyakinan model: signifikan kuat pada confidence ≥ 0,80 dan tidak signifikan di bawahnya. Grad-CAM++ menunjukkan keunggulan tipis namun konsisten. Namun, evaluasi anatomical alignment menunjukkan bahwa faithfulness statistik tidak selalu sejalan dengan plausibility anatomis, dengan hanya 36,7% (Grad-CAM) dan 43,3% (Grad-CAM++) sampel tergolong True Success.
URI
https://repository.itera.ac.id/depan/submission/SB2607270012
Keyword
Kardiomegali Grad-CAM Faithfullness DenseNet121 XAI