Evaluasi Kesesuaian Terapi Antiretroviral Pada Pasien HIV/AIDS di Puskesmas X Kota Bandar Lampung
Pemantauan terapi antiretroviral (ARV) secara konsisten di fasilitas
kesehatan primer sangat penting untuk menjamin efikasi pengobatan
dan mencegah resistensi obat pada pasien HIV/AIDS. Penelitian
deskriptif kuantitatif secara retrospektif ini bertujuan mendeskripsikan
karakteristik pasien, pola peresepan ARV, serta mengevaluasi
kesesuaian terapi berdasarkan indikator tepat obat, tepat pasien, tepat
indikasi, dan tepat dosis di Puskesmas X Kota Bandar Lampung periode
Januari–Desember 2025. Sampel diperoleh sebanyak 175 pasien
dewasa (18–59 tahun) menggunakan teknik purposive sampling . Hasil
penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien berjenis kelamin
laki-laki (90,28%) dengan rentang usia terbanyak 26–35 tahun
(50,28%). Pola peresepan ARV didominasi oleh regimen Kombinasi
Dosis Tetap (FDC) TLE sebesar 54,28 persen dan TLD sebesar 43,48 persen. Evaluasi rasionalitas peresepan medis berdasarkan Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran (PNPK) Tata Laksana HIV 2019 menunjukkan tingkat presisi 100% pada parameter tepat obat, tepat pasien, tepat indikasi, dan tepat dosis resep. Namun evaluasi kepatuhan pengambilan obat tercatat hanya 64 pasien (36,58%) pasien yang disiplin mengambil obat tepat waktu, sementara 111 pasien (63,42%) pasien mengalami keterlambatan ( gap day ). Dengan demikian, meskipun peresepan ARV di Puskesmas X telah 100% tepat, risiko kegagalan terapi secara klinis masih tinggi akibat rendahnya tingkat pemenuhan pengambilan obat oleh pasien.
URI
https://repository.itera.ac.id/depan/submission/SB2608010006
Keyword
HIV/AIDS Antiretroviral Rasionalitas Terapi Studi Retrospektif Pola Peresepan