AKTIVITAS ANTIBAKTERI BAKTERI ASAM LAKTAT ASAL TEMPOYAK LAMPUNG TERHADAP Escherichia coli & Pseudomonas aeruginosa
Tempoyak merupakan produk fermentasi tradisional berbahan dasar
durian yang mengandung bakteri asam laktat (BAL) berpotensi
menghasilkan senyawa antimikroba, seperti asam organik, hidrogen
peroksida, dan bakteriosin. Penelitian ini bertujuan mengisolasi BAL
dari tempoyak asal Lampung, mengarakterisasi isolat potensial, serta
mengevaluasi aktivitas antibakteri supernatan bebas sel (cell-free
supernatant/CFS) terhadap Escherichia coli dan Pseudomonas
aeruginosa. Penelitian dilakukan melalui isolasi BAL pada media
MRSA, uji aktivitas antibakteri metode difusi sumur, karakterisasi
morfologi, pewarnaan Gram, dan uji biokimia. Tiga isolat terbaik
kemudian diproduksi CFS, diikuti pengujian aktivitas antibakteri CFS
tanpa perlakuan serta CFS yang telah dinetralkan pH dan diberi
perlakuan katalase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 19
isolat BAL berhasil diisolasi dari tempoyak. Tiga isolat potensial, yaitu
BALT7, BALT10, dan BALT17, memiliki karakteristik Gram positif,
berbentuk basil, katalase negatif, nonmotil, serta bersifat
homofermentatif. Isolat BALT7 menunjukkan aktivitas antibakteri
tertinggi terhadap E. coli (29,12 ± 3,31 mm) dan P. aeruginosa (27,47
± 5,82 mm). Pada pengujian CFS, hanya CFS tanpa perlakuan isolat
BALT7 mampu menghambat pertumbuhan E. coli (4,14 ± 1,18 mm) dan
P. aeruginosa (2,91 ± 0,71 mm), sedangkan seluruh CFS setelah
penetralan pH dan perlakuan katalase tidak menunjukkan aktivitas
antibakteri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BAL asal tempoyak
berpotensi sebagai sumber senyawa antibakteri alami, meskipun
aktivitas CFS dipengaruhi oleh keberadaan asam organik dan hidrogen
peroksida.
URI
https://repository.itera.ac.id/depan/submission/SB2608140001
Keyword
aktivitas antibakteri bakteri asam laktat supernatan bebas sel Escherichia coli Pseudomonas aeruginosa