PERENCANAAN SISTEM PENYALIRAN TAMBANG PADA PIT BARAT PT KUANSING INTI MAKMUR TAHUN 2027 KABUPATEN BUNGO, PROVINSI JAMBI.
Kegiatan penambangan terbuka sangat dipengaruhi oleh keberadaan air tambang yang berpotensi menghambat operasional, menurunkan produktivitas, serta meningkatkan risiko ketidakstabilan lereng. Pit Barat PT Kuansing Inti Makmur direncanakan kembali beroperasi pada tahun 2027 sehingga diperlukan perencanaan sistem penyaliran tambang yang efektif. Penelitian ini bertujuan merancang sistem penyaliran tambang meliputi sump, sistem pemompaan, dan settling pond pada Pit Barat. Metode penelitian dilakukan melalui analisis hidrologi menggunakan data curah hujan periode 2016–2025, analisis debit limpasan, perancangan dimensi saluran, kapasitas sump, kebutuhan pompa, serta evaluasi efektivitas settling pond. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sump dirancang memiliki kapasitas 265.753 m³ dan mampu memenuhi kebutuhan volume minimum sebesar 265.753 m³. Sistem pemompaan menggunakan pompa dengan total head 131,58 m, efisiensi 68,5%, dan kapasitas pengurasan 13.000 m³/hari dan jumlah unit pompa HH200HS maksimal 3 buah dan minimal 1 buah. Settling pond dirancang dengan lima kompartemen dengan waktu pemeliharaan tercepat 88 hari sekali dan efisiensi pengendapan mencapai 99,6–99,7%, sehingga kualitas air keluaran memenuhi baku mutu lingkungan.
URI
https://repository.itera.ac.id/depan/submission/SB2608150001
Keyword
Sistem penyaliran tambang Sump Setling pond Dewatering Debit limpasan