Estimasi Kebutuhan Air Tanaman Padi Di Lahan Kering Institut Teknologi Sumatera Menggunakan Software CROPWAT 8.0
Ketersediaan air merupakan faktor penting yang memengaruhi pertumbuhan tanaman padi gogo (Oryza sativa L.). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis evapotranspirasi wilayah (ETo), kebutuhan air tanaman (ETc), dan pola kebutuhan air padi gogo di lahan kering Institut Teknologi Sumatera (ITERA). Penelitian dilakukan pada Musim Tanam II selama bulan Juli-Oktober 2025. Perhitungan dilakukan menggunakan perangkat lunak CROPWAT 8.0 dengan metode FAO Penman-Monteith berdasarkan data iklim lokal, curah hujan, parameter tanaman, dan parameter tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai ETo berkisar antara 3,15-4,15 mm/hari dengan rata-rata 3,54 mm/hari. Total kebutuhan air tanaman selama satu musim tanam sebesar 404,9 mm, sedangkan curah hujan efektif sebesar 364,7 mm sehingga diperlukan tambahan air melalui irigasi sebesar 51,8 mm. Nilai ETc meningkat dari fase initial hingga mencapai puncaknya pada fase mid-season, kemudian menurun pada fase late-season. Analisis pola kebutuhan air menunjukkan bahwa defisit air terjadi pada fase mid-season karena kebutuhan evapotranspirasi tanaman lebih tinggi dibandingkan curah hujan efektif. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar dalam perencanaan pengelolaan air dan irigasi pada budidaya padi gogo di lahan kering.
URI
https://repository.itera.ac.id/depan/submission/SB2608190019
Keyword
Padi Lahan Kering Padi Gogo Evapotranspirasi Kebutuhan Air Tanaman CROPWAT 8.0