Prediksi Harga Minyak Goreng di Indonesia Menggunakan Metode Autoregressive Integrated Moving Average with Exogenous Variables
Indonesia sebagai negara agraris memiliki komoditas kelapa sawit yang
berperan sebagai bahan baku utama minyak goreng. Harga minyak
goreng cenderung berfluktuasi akibat dipengaruhi oleh berbagai faktor,
sehingga
diperlukan
metode
peramalan
yang
mampu
mempertimbangkan faktor internal maupun eksternal. Penelitian ini
bertujuan untuk meramalkan harga minyak goreng di Indonesia
menggunakan metode Autoregressive Integrated Moving Average with
Exogenous Variables (ARIMAX) dengan variabel eksogen berupa
harga sawit, inflasi, dan curah hujan. Berdasarkan hasil analisis,
diperoleh model terbaik yaitu ARIMAX (1,2,1) dengan variabel
eksogen yang berpengaruh signifikan yaitu, harga sawit dan curah
hujan, serta telah memenuhi kriteria kelayakan. Evaluasi kinerja model
menggunakan Mean Abosolute Percentage Error (MAPE)
menghasilkan nilai sebesar 2,997% yang menunjukkan bahwa model
memiliki kinerja sangat baik dalam memodelkan harga minyak goreng
di Indonesia. Hasil prediksi menunjukkan bahwa harga minyak goreng
diperkirakan mengalami peningkatan secara bertahap, yaitu sebesar
Rp22.574,95 pada Januari 2026, Rp22.650,35 pada Februari 2026, dan
Rp22.731,16 pada Maret 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
motode ARIMAX mampu memberikan prediksi harga minyak goreng
yang akurat dengan mempertimbangkan pengaruh variabel eksogen.
URI
https://repository.itera.ac.id/depan/submission/SB2608270007
Keyword
ARIMAX Harga Minyak Goreng Indonesia MAPE Prediksi