Pengukuran dan Analisis Beban Kerja Perawat Instalasi Gawat Darurat Berdasarkan Metode NASA-TLX dan Cardiovascular Load (CVL) di RSUD Budhi Asih Jakarta
Instalasi Gawat Darurat adalah unit pelayanan kritis dengan tuntutan kerja tinggi bagi perawat, sehingga berpotensi menimbulkan beban kerja mental dan fisik yang besar serta memengaruhi kualitas pelayanan dan kesejahteraan perawat. Penelitian ini bertujuan mengukur beban kerja mental dan fisik yang dialami perawat IGD RSUD Budhi Asih Jakarta serta menyusun usulan perbaikan. Beban kerja mental diukur dengan metode NASA-TLX, beban kerja fisik dengan Cardiovascular Load (CVL) melalui denyut nadi, dan kebutuhan tenaga dengan Workload Indicators of Staffing Need (WISN) terhadap 33 perawat pada shift pagi dan sore. Skor Weighted Workload Level (WWL) NASA-TLX berkisar 32,67–100, dengan 12 perawat kategori sangat tinggi, 17 tinggi, dan 4 agak tinggi, tanpa kategori rendah atau sedang. Kontribusi dimensi tertinggi adalah Effort (20,24%), diikuti Mental Demand (18,75%), Physical Demand (18,24%), Performance (17,75%), Temporal Demand (14,29%), dan Frustration Level (10,72%) terendah. CVL berkisar 12,38–43,15%, dengan 31 dari 33 perawat kategori ringan dan 2 perawat kategori sedang. Rasio WISN sebesar 0,89 menunjukkan kekurangan 4 perawat dari kebutuhan 37 orang. Rekomendasi perbaikan meliputi penambahan 4 perawat (2 PK1, 2 PK2), redistribusi shift kerja, redesign sistem kerja (rotasi zona, pemisahan peran klinis-administratif, istirahat terstruktur), serta pelatihan penguatan kompetensi PK1 baru.
URI
https://repository.itera.ac.id/depan/submission/SB2608310016
Keyword
beban kerja mental beban kerja fisik NASA-TLX Cardiovascular Load WISN perawat IGD