(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Studi Aktivitas Hepatoprotektor Nanopartikel Katekin terhadap Kadar Malondialdehid pada Mencit Jantan yang Diinduksi Isoniazid dan Rifampisin


DILI merupakan salah satu penyebab utama gagal hati akut dengan angka mortalitas yang tinggi. Kombinasi isoniazid dan rifampisin sebagai obat antituberkulosis lini pertama dapat menyebabkan DILI melalui peningkatan stres oksidatif yang memicu kerusakan hati. Katekin memiliki aktivitas antioksidan yang tinggi, tetapi stabilitasnya rendah sehingga mudah mengalami degradasi. Oleh karena itu, katekin diformulasikan dalam bentuk nanopartikel untuk meningkatkan stabilitas dan efektivitas hepatoprotektifnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas hepatoprotektor nanopartikel katekin terhadap morfologi makroskopis dan kadar MDA hati mencit yang diinduksi isoniazid dan rifampisin. Kelompok negatif, positif, katekin, nanopartikel katekin, dan nanopartikel blank diinduksi menggunakan isoniazid dan rifampisin dengan dosis 300 mg/kgBB. Selanjutnya, kelompok positif diberikan Curcuma FORCEĀ® 24,6 mg/kgBB. Kelompok katekin diberikan katekin 3,2 mg/kgBB. Kelompok nanopartikel katekin diberikan nanopartikel katekin 0,0294 mg/20gBB, sedangkan kelompok nanopartikel blank diberikan nanopartikel blank 0,4 mL/20gBB. Kadar MDA diukur menggunakan metode TBARS dengan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 532 nm, sedangkan morfologi hati diamati secara makroskopis. Hasil menunjukkan induksi isoniazid dan rifampisin meningkatkan kadar MDA. Katekin menurunkan MDA hingga 60%, sedangkan nanopartikel katekin menurunkan MDA hingga 50

URI
https://repository.itera.ac.id/depan/submission/SB2609140011

Keyword
DILI Hepatoprotektor Isoniazid Rifampisin Nanopartikel Katekin