(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

KARAKTERISASI ZONA ALTERASI HIDROTERMAL MENGGUNAKAN METODE MAGNETIK DENGAN PENDEKATAN FILTER ENHANCEMENT : TDR, TDX DAN PEMODELAN 2,5D DI DAERAH PANAS BUMI JABOI, PULAU WEH ACEH


View/Open

Author
Muhamad, Azmi Habibi

Date Published
23 Sep 2026

Advisor
Reza Rizki, S.T., M.T,
Nugroho Prasetyo, S.T., M.T.,

Subject
Teknik Geofisika

Publisher


Daerah panas bumi Jaboi di Pulau Weh, Aceh, dicirikan oleh manifestasi fumarola dan mata air panas yang dikontrol struktur sesar. Zona alterasi hidrotermal menjadi indikator sistem panas bumi aktif karena fluida panas mendemagnetisasi batuan melalui mineral yang teralterasi menjadi lempung non-magnetik. Penelitian ini menganalisis anomali magnetik menggunakan Tilt Derivative (TDR) dan Horizontal Tilt Angle (TDX) untuk menentukan sebaran dan batas zona alterasi, dilengkapi pemodelan 2,5D untuk interpretasi struktur bawah permukaan. Anomali residual rendah terbukti berasosiasi dengan lokasi manifestasi permukaan sebagai zona demagnetisasi. TDR mengidentifikasi zona tersebut sedangkan TDX mempertegas kelurusan struktur pengontrolnya, sementara pemodelan 2,5D mengungkap sesar dan intrusi dangkal sebagai sumber panas sistem Jaboi.

URI
https://repository.itera.ac.id/depan/submission/SB2609160002

Keyword
Panas bumi alterasi hidrotermal metode magnetik tilt derivative horizontal tilt angle pemodelan 2,5D