Analisis Waste Dan Perbaikan Tata Letak Fasilitas Menggunakan Pendekatan Lean Manufacturing Pada Proses Produksi Pintu Di Pengrajin Kayu Putra Cirebon
Pengrajin Kayu Putra Cirebon merupakan UMKM yang bergerak di bidang produksi furnitur kayu, salah satunya produk pintu. Permasalahan pada proses produksi pintu adalah belum optimalnya aliran proses yang ditunjukkan oleh adanya aktivitas waste (pemborosan), perpindahan material yang tidak efisien, serta tata letak fasilitas yang kurang mendukung kelancaran produksi. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi aliran proses dan waste, mengidentifikasi faktor penyebabnya, serta merancang usulan tata letak (layout) fasilitas untuk meningkatkan efisiensi produksi. Pendekatan yang digunakan adalah Lean Manufacturing dengan metode Value Stream Mapping (VSM), Process Activity Mapping (PAM), Fishbone Diagram, Activity Relationship Chart (ARC), From-To Chart, dan Load Distance. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan kondisi aktual (current) dan usulan (future) berdasarkan lead time, Process Cycle Efficiency (PCE), serta nilai Load Distance. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rancangan usulan perbaikan dapat menurunkan waktu produksi dari 212,31 menit menjadi 205,91 menit, dan meningkatkan nilai PCE dari 78,79% menjadi 81,23%. Selain itu, rancangan usulan ulang tata letak mampu menurunkan jarak Load Distance secara signifikan dari 42,80 m menjadi 21,50 m (turun 49,77%). Usulan perbaikan mencakup pengaturan kembali posisi fasilitas berdasarkan hubungan kedekatan dan aliran material, pembuatan staging area, penempatan mesin bobok di antara workbench 1 dan 2, penempatan penyimpanan alat di depan workbench, penataan area produk jadi agar lebih dekat dengan workbench 2, serta pengalokasian dua operator.
URI
https://repository.itera.ac.id/depan/submission/SB2609210107
Keyword
Lean Manufacturing Value Stream Mapping Process Activity Mapping Fishbone Diagram Activity Relationship Chart