Analisis Geohazard untuk Mitigasi Kick melalui Penentuan Mud Weight Window pada Formasi Bertekanan Abnormal Lapangan "X"
Operasi pemboran pada formasi bertekanan abnormal memiliki risiko tinggi akibat ketidakseimbangan tekanan antara tekanan lumpur, tekanan formasi, dan tekanan rekah yang dapat menyebabkan kick, lost circulation, hingga blowout. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik geomekanik dan kondisi tekanan abnormal Sumur J Lapangan "X", menentukan mud weight window yang aman, serta menyusun strategi mitigasi geohazard untuk mengurangi risiko kegagalan pengendalian sumur. Metode penelitian dilakukan melalui integrasi data Gamma Ray Log, Sonic Log, Density Log, dan Caliper Log untuk memperoleh parameter geomekanika batuan, tekanan pori (pore pressure), shear failure gradient, dan fracture gradient. Hasil analisis menunjukkan adanya zona kritis pada kedalaman 2.829–5.478 ft dengan tekanan pori maksimum 12,07 ppg dan shear failure gradient maksimum 13,71 ppg. Hasil evaluasi mud weight window menghasilkan rekomendasi berat lumpur sebesar 14,21 ppg, 12,40 ppg, dan 12,90 ppg pada interval yang berbeda. Nilai tersebut masih berada dalam batas aman terhadap fracture gradient. Penelitian ini menunjukkan bahwa analisis geomekanika dan penentuan mud weight window dapat menjadi dasar mitigasi geohazard untuk menjaga kestabilan sumur dan mencegah kick serta blowout.
URI
https://repository.itera.ac.id/depan/submission/SB2609220081
Keyword
Geohazard Kick Mud Weight Window Tekanan Abnormal Wellbore Instability