Pengaruh Penambahan Serat Daun Nanas Pada Bentonit Terhadap Efektivitas Pemisahan Emulsi Minyak Air Untuk Peningkatan Kualitas Minyak
Emulsi crude oil-air merupakan salah satu permasalahan dalam proses pengolahan minyak dan gas karena dapat menghambat pemisahan fase minyak dan air. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh variasi massa serat daun nanas dan bentonit terhadap efektivitas pemisahan emulsi crude oil-air. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan metode batch menggunakan crude oil 212,5 mL dan air 37,5 mL. Variasi massa serat daun nanas yang digunakan adalah 0; 0,7; 1,2; 1,7; dan 2,2 g dengan massa bentonit tetap 2,5 g. Selanjutnya, massa bentonit divariasikan sebesar 0; 0,7; 1,2; 1,7; dan 2,2 g dengan massa serat daun nanas tetap 0,7 g. Setiap perlakuan dilakukan tiga kali pengulangan. Efektivitas pemisahan ditentukan berdasarkan volume air yang berhasil dipisahkan dari volume air awal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi massa material memengaruhi efektivitas pemisahan, tetapi tidak menunjukkan hubungan linier. Efektivitas tertinggi secara keseluruhan diperoleh pada bentonit 2,5 g tanpa serat daun nanas sebesar 68,00%. Pada perlakuan kombinasi, efektivitas tertinggi diperoleh pada bentonit 2,5 g dan serat daun nanas 0,7 g sebesar 62,67%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa komposisi massa material merupakan faktor penting dalam proses pemisahan emulsi crude oil-air.
URI
https://repository.itera.ac.id/depan/submission/SB2609250041
Keyword
Bentonit Minyak mentah-air Emulsi Efektivitas pemisahan Serat daun nanas