Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi eksisting kapasitas lintas dan emplasemen stasiun, menghitung peningkatan kapasitas setelah pengembangan jalur ganda, serta merencanakan kebutuhan emplasemen stasiun pada ruas tersebut. Penelitian dilakukan menggunakan metode deskriptif kuantitatif berdasarkan data operasional kereta api dan prasarana perkeretaapian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi eksisting memiliki tingkat pemanfaatan kapasitas sekitar 81