PRA RANCANGAN PABRIK TITANIUM DIOKSIDA DARI RUTIL DENGAN PROSES KLORIDA KAPASITAS 63.000 TON/TAHUN
Titanium dioksida (TiO₂) merupakan senyawa anorganik berwarna putih digunakan sebagai pigmen dalam berbagai industri karena memiliki indeks bias tinggi, daya tutup yang baik, serta kestabilan kimia. Pabrik titanium dioksida dari rutil melalui proses klorida dirancang dengan kapasitas 63.000 ton/tahun dan beroperasi secara kontinu selama 330 hari per tahun. Lokasi pabrik direncanakan di Desa Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat,
berdasarkan pertimbangan akses transportasi, utilitas, dan fasilitas pendukung. Proses produksi diawali dengan klorinasi rutil menggunakan gas klorin (Cl2) dan kokas sebagai agen pereduksi dalam reaktor fluidized bed pada temperatur 950°C, tekanan 1 atm, serta konversi 95%. Titanium tetraklorida (TiCl4) yang dihasilkan kemudian
dimurnikan dan dioksidasi menggunakan oksigen (O2) dalam reaktor fluidized bed pada temperatur 730°C, tekanan 1 atm, serta konversi 98% sehingga diperoleh TiO2 dengan kemurnian 98%. Kebutuhan utilitas meliputi boiler feed water sebesar 40.428 kg/jam, steam sebesar 37.059 kg/jam, air pendingin sebesar 176.329 kg/jam, dan daya listrik sebesar
560 kW. Hasil evaluasi ekonomi menunjukkan nilai Return on Investment (ROI) setelah pajak sebesar 51%, Payback Period (PBP) selama 1,95 tahun, Net Present Value (NPV) sebesar Rp5,37 triliun, dan Internal Rate of Return (IRR) sebesar 34%. Nilai Break Even Point (BEP) sebesar 40,03
URI
https://repository.itera.ac.id/depan/submission/SB2610140019
Keyword
Rutil Titanium Dioksida Fluidized Bed Reactor Proses Klorida Titanium Tetraklorida