PENERAPAN BIOPORI DALAM MENGURANGI GENANGAN AIR DI PERUMNAS WAY KANDIS, KECAMATAN TANJUNG SENANG, KOTA BANDAR LAMPUNG
Genangan air merupakan permasalahan lingkungan yang kerap terjadi di kawasan permukiman perkotaan akibat meningkatnya permukaan kedap air yang mengurangi kemampuan tanah dalam meresapkan air hujan. Penelitian ini bertujuan mengetahui perubahan tinggi dan lama genangan sebelum dan sesudah penerapan Lubang Resapan Biopori di Perumnas Way Kandis, Kecamatan Tanjung Senang, Kota Bandar Lampung. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif pada delapan titik pengamatan. Parameter yang dianalisis meliputi tinggi dan lama genangan. Data musim penghujan menggunakan data pengamatan hari ke-0 dan hari ke-5, sedangkan data kondisi musim kemarau diperoleh melalui simulasi selama 14 hari dengan volume air 1.000 mL pada setiap titik. LRB berdiameter sekitar 10 cm dan berkedalaman sekitar 100 cm serta diisi bahan organik. Data dianalisis secara deskriptif. Pada data musim penghujan, rata-rata tinggi genangan menurun dari 22,75 cm menjadi 16,38 cm (28,02%), sedangkan lama genangan menurun dari 82,25 menit menjadi 59,13 menit (28,12%). Pada simulasi kondisi musim kemarau, tinggi genangan menurun dari 26,00 cm menjadi 8,38 cm (67,77%) dan lama genangan dari 106,63 menit menjadi 45,50 menit (57,33%). Uji Paired Sample t-test pada data pengamatan musim penghujan menunjukkan perbedaan signifikan pada pasangan nilai awal dan akhir.
URI
https://repository.itera.ac.id/depan/submission/SB2611030003
Keyword
Biopori Lubang resapan biopori genangan air tinggi genangan lama genangan