(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

PENERAPAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) DALAM PENENTUAN BOBOT PRIORITAS TRANSFER PENGETAHUAN UNTUK MEMINIMALKAN DAMPAK KNOWLEDGE LOSS DI PT. LAMBANG JAYA


Pergantian kepala departemen di PT. Lambang Jaya perusahaan konstruksi di Lampung Selatan, berpotensi menimbulkan knowledge loss karena pengetahuan yang dimiliki bersifat tacit serta proses transfer pengetahuan informal. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan prioritas kompetensi pada tiga departemen kritis, yaitu Marketing, Engineering, dan Produksi, sebagai dasar dalam merumuskan startegi transfer pengetahuan guna mempersiapkan karyawan pengganti dan mencegah knowledge loss. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain sequential exploratory yaitu identifikasi kompetensi secara kualitatif melalui wawancara HRD, dilanjutkan penentuan bobot prioritas menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dari empat responden ahli. Hasil penelitian menunjukkan Departemen Marketing memprioritaskan soft skill membangun relasi (bobot global 42,36%), sedangkan Engineering dan Produksi memprioritaskan hard skill, yaitu penguasaan gambar dan desain teknik (48,19%) dan pengetahuan teknis konstruksi (47,29%), dengan seluruh matriks perbandingan berpasangan konsisten dengan CR ≤ 0,10. Berdasarkan perbedaan tersebut, dirumuskan rekomendasi strategi knowledge transfer yang disesuaikan tiap departemen, meliputi mentoring, on the job training, dan dokumentasi SOP disertai on site mentoring.

URI
https://repository.itera.ac.id/depan/submission/SB2608250010

Keyword
kompetensi nowledge loss knowledge loss knowledge transfer tacit knowledge